Kamis, 13 November 2008

Setting layout keyboard jepang “Japanese PS/2 keyboard (106/109 key)”

Buat Kamu yang ingin seting layout keyboard laptop utamanya laptop impor dari jepang misalnya TOSHIBA yang menggunakan layout keyboard Jepang {Japanese PS/2 Keyboard (106/109 Key)}

Pertama donlod driver untuk layout keyboard jepang pada link di bawah ini:

C:windows/system32. http://www.daydream.org.uk/meng/jpkbnt4/jpkbnt4.zip

Kopi file dll ke folder c:windows/system32

Nah sekarang tiba saatnya setting keyboard. Ada 2 langkah yang dilakukan buat setting layout:

1. Install file

klik kanan file nt106kb.reg pada windows explorer, lalu pilih merge.

2. Setting keyboard,

Start>Control panels>Keyboard. Pilih tab hardware. Nah di kolom device muncul driver layout keyboard yang aktif. Klik properties, klik lagi tab driver, kemudian update driver.

Pilih advance, next > pilih don`t search, i will chose the driver to install, next > uncheck show compatible hardware, lalu pilih Japanese PS/2 keyboard (106 109-key). next. OK.

3. Setting regional and language options

Start>Control Panel>Regional and Language Options. Pada tab Language, klik Details. Klik Add, Untuk input language, biarkan English, sedangkan untuk Keyboard layout/IME pilih Japanese OADG 106/109. OK. kemudian reboot komputer.

SELAMAT MENCOBA YA...!!!

Selasa, 01 Juli 2008

Setting MicroTik Router OS

MikroTik RouterOS

adalah sistem operasi linux yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer menjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless, cocok digunakan oleh ISP dan provider hostspot

Instalasi dapat dilakukan pada Standard computer PC. PC yang akan dijadikan router mikrotikpun tidak memerlukan resource yang cukup besar untuk penggunaan standard, misalnya hanya sebagai gateway.

berikut spec minimal nya :

* CPU and motherboard - bisa pake P1 ampe P4, AMD, cyrix asal yang bukan multi-prosesor
* RAM - minimum 32 MiB, maximum 1 GiB; 64 MiB atau lebih sangat dianjurkan, kalau mau sekalian dibuat proxy , dianjurkan 1GB...
perbandingannya, 15MB di memori ada 1GB di proxy..
* HDD minimal 128MB parallel ATA atau Compact Flash, tidak dianjurkan menggunakan UFD, SCSI, apa lagi S-ATA Very Happy
*NIC 10/100 atau 100/1000

Langkah-langkah berikut
adalah dasar-dasar setup mikrotik yang dikonfigurasikan untuk jaringansederhana sebagai gateway server.

1. Langkah pertama adalah install Mikrotik RouterOS pada PC atau pasang DOM.
2. Login Pada Mikrotik Routers melalui console :MikroTik v2.9.7
Login: admin
Password: (kosongkan)
Sampai langkah ini kita sudah bisa masuk pada mesin Mikrotik. User default adalah admindan tanpa password, tinggal ketik admin kemudian tekan tombol enter.
3. Untuk keamanan ganti password default
[admin@achong47] > passwordold
password: *****
new password: *****
retype new password: *****
[admin@ achong47] >
4. Mengganti nama Mikrotik Router, pada langkah ini nama server akan diganti menjadi “achong47” (nama ini sih bebas2 aja mo diganti)
[admin@Mikrotik] > system identity set name=achong47 [admin@achong47] >
5. Melihat interface pada Mikrotik Router
[admin@achong47] > interface print
Flags: X - disabled, D - dynamic, R - running
# NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU
0 R ether1 ether 0 0 1500
1 R ether2 ether 0 0 1500
[admin@achong47] >
6. Memberikan IP address pada interface Mikrotik. Misalkan ether1 akan kita gunakan untuk koneksi ke Internet dengan IP 192.168.0.1 dan ether2 akan kita gunakan untuk network local kita dengan IP 172.16.0.1
[admin@achong47] > ip address add address=192.168.0.1
netmask=255.255.255.0 interface=ether1
[admin@achong47] > ip address add address=172.16.0.1
netmask=255.255.255.0 interface=ether2
7. Melihat konfigurasi IP address yang sudah kita berikan
[admin@achong47] >ip address print
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
# ADDRESS NETWORK BROADCAST INTERFACE
0 192.168.0.1/24 192.168.0.0 192.168.0.63 ether1
1 172.16.0.1/24 172.16.0.0 172.16.0.255 ether2
[admin@achong47] >
8. Memberikan default Gateway, diasumsikan gateway untuk koneksi internet adalah 192.168.0.254[admin@achong47] > /ip route add gateway=192.168.0.254
9. Melihat Tabel routing pada Mikrotik Routers
[admin@achong47] > ip route print
Flags: X - disabled, A - active, D - dynamic,
C - connect, S - static, r - rip, b - bgp, o - ospf
# DST-ADDRESS PREFSRC G GATEWAY DISTANCE INTERFACE
0 ADC 172.16.0.0/24 172.16.0.1 ether2
1 ADC 192.168.0.0/26 192.168.0.1 ether1
2 A S 0.0.0.0/0 r 192.168.0.254 ether1
[admin@achong47] >
10. Tes Ping ke Gateway untuk memastikan konfigurasi sudah benar
[admin@achong47] > ping 192.168.0.254
192.168.0.254 64 byte ping: ttl=64 time<1 ttl="64" max =" 0/0.0/0">
11. Setup DNS pada Mikrotik Routers
[admin@achong47] > ip dns set primary-dns=192.168.0.10 allow-remoterequests=no[admin@achong47] > ip dns set secondary-dns=192.168.0.11 allow-remoterequests=no
12. Melihat konfigurasi DNS
[admin@achong47] > ip dns print
primary-dns: 192.168.0.10
secondary-dns: 192.168.0.11
allow-remote-requests: no
cache-size: 2048KiB
cache-max-ttl: 1wcache-used: 16KiB
[admin@achong47] >
13. Tes untuk akses domain, misalnya dengan ping nama domain
[admin@achong47] > ping yahoo.com
216.109.112.135 64 byte ping: ttl=48 time=250 ms
10 packets transmitted, 10 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max = 571/571.0/571 ms
[admin@achong47] >

Jika sudah berhasil reply berarti seting DNS sudah benar.

14. Setup Masquerading, Jika Mikrotik akan kita pergunakan sebagai gateway server maka agar client computer pada network dapat terkoneksi ke internet perlu kita masquerading.
[admin@achong47]> ip firewall nat add action=masquerade outinterface=ether1 chain:srcnat
[admin@achong47] >
15. Melihat konfigurasi Masquerading
[admin@achong47]ip firewall nat print
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
0 chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade
[admin@achong47] >
Setelah langkah ini bisa dilakukan pemeriksaan untuk koneksi dari jaringan local. Dan jika berhasil berarti kita sudah berhasil melakukan instalasi Mikrotik Router sebagai Gateway server.

SELAMAT MENCOBA..!!!

Minggu, 06 April 2008

Local Area Network

Inovasi di dalam teknologi telekomunikasi berkembang dengan cepat dan selaras dengan perkembangan karakteristik masyarakat modern yang memiliki mobilitas tinggi, mencari layanan yang fleksibel, serba mudah dan memuaskan dan mengejar efisiensi di segala aspek.

Dari itu, teknik telekomunikasi memiliki target untuk masa depan, yaitu mencapai sistem Future Wireless Personal Communication (FWPC). Sistem tersebut menawarkan layanan komunikasi dari siapa saja, kapan saja, di mana saja, melalui satu deretan nomor sambungan yang tetap, dengan delay yang sekecil-kecilnya, menggunakan suatu unit yang portabel (kecil, dapat dipindah-pindahkan, murah dan hemat) dan memiliki sistem yang kualitasnya tinggi dengan kerahasiaan yang terjamin.

Teknologi wireless memiliki fleksibelitas, mendukung mobilitas, memiliki teknik frequency reuse, selular dan handover, menawarkan efisiensi dalam waktu (penginstalan) dan biaya (pemeliharaan dan penginstalan ulang di tempat lain), mengurangi pemakaian kabel dan penambahan jumlah pengguna dapat dilakukan dengan mudah dan cepat.